Home RumahK3 WADUH DOOK….! Orang Yang Sudah Terinfeksi Covid-19 Beberapa Organ Tubuhnya Rusak Seiring Waktu

WADUH DOOK….! Orang Yang Sudah Terinfeksi Covid-19 Beberapa Organ Tubuhnya Rusak Seiring Waktu

by admin

JAKARTA- Jika Anda yang sudah sembuh dari Covid-19 merasa percaya diri dan menganggap lebih sehat dibanding orang yang belum terinfeksi, Anda keliru.

Sebaiknya tetaplah waspada karena Covid-19 menghasilkan gejala sisa atau Post Covid-19 syndrome, dampak pada tubuh yang timbul setelah sembuh dari Covid-19.

Mempertegas ini sebuah penelitian berhasil dilakukan dan mendapati hampir 70 persen pasien Covid-19 bergejala ringan dan sedang yang rata-rata dialami anak muda, mengalami kerusakan organ 4 bulan setelah terinfeksi.

Mengutip Dailymail, studi COVERSCAN menemukan data awal hampir 70 persen relawan yang diteliti mengalami kerusakan satu atau beberapa organ, termasuk di antaranya jantung dan paru-paru.

Kepada Bergelora.com dilaporkan sebelumnya, hasil temuan pertama studi COVERSCAB pada Oktober tahun lalu mendapati tiga bulan setelah terinfeksi Covid-19, pasien mengalami kerusakan jantung sebanyak 39 persen, pankreas 16 persen, liver 13 persen, ginjal 14 persen, dan paru-paru 3 persen.

Sedangkan dr. Amitava Banerjee yang merupakan salah satu peneliti dari University College London yang ikut terlibat, menemukan 25 persen pasien mengalami kerusakan dua hingga beberapa organ karena Covid-19.

Menurut peneliti yang terdiri dari para dokter ini, kerusakan terjadi karena adanya peradangan yang dihasilkan dari infeksi virus corona penyebab sakit Covid-19.

“Hanya waktu yang bisa menjawab apakah kerusakan ini bersifat permanen, tapi disarankan orang untuk banyak berolahraga untuk menurunkan berat badan mereka, karena orang dengan BMI (indeks massa tubuh) tinggi berisiko tinggi mengalami kerusakan organ,” terang peneliti Jumat (4/6).

Studi COVERSCAN adalah salah satu dari banyak penelitian yang meneliti kerusakan jangka panjang karena Covid-19, dengan melibatkan 500 penyintas atau orang yang berhasil sembuh dari Covid-19.

Selama penelitian, relawan akan dipantau untuk mengetahui tanda-tanda perubahan pada kesehatan mereka yang disebabkan oleh virus. Penelitian ditelaah berdasarkan tes darah dan CT Scan. (Calvin G. Eben- Haezer)

Related Articles

Leave a Comment